Sunday, December 16, 2018

Renungan untuk Guru

RENUNGAN UNTUK GURU


Renungan untuk Guru download format pdf

URAIAN PERTAMA

DZIKRUL ASATIDZ

UNTUK PENDIDIK DAN TAULADAN ANAK-ANAK


“ Ingatlah… guru kadang pelajarannya tidak diperhatikan. Namun tingkah lakunya (kebiasaannya) sering menjadi perhatian bagi anak”.
(Ust.Masykur)


BAGIAN PENGAJARAN


MUQADDIMAH


“Sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya, (maka niatkanlah yang terbaik)”.
(Rasulullah saw)


Abdan bin Tabib berkata,
“Tiap orang berusaha mengajarkan kasih sayang, harapan dan kesadaran”
 “ Dengan inilah dunia dibangun…”
( Jawab Umar bin Khattab )




“ Semakin sering guru bertemu muridnya maka semakin bijaksana. Semakin sering murid ketemu gurunya semakin pandai anaknya”.
(Ust.Masykur)

“ Islah wal mahabbah… satukan hatimu dengan muridmu”( Terima kasih)
BAGIAN PENGAJARAN



Sebagai seorang guru (pendidik), bila murid-murid kita berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita akan semakin mudah.
Tetapi bila murid kita TIDAK berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita menjadi semakin PENTING.
(Walau lebih mudah mendidik anak-anak yang "sudah baik", tetapi tugas pendidik yang sejati adalah mendidik mereka yang masih "mencari jalannya" ini.
Siswa tidak peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya.
Anak-anak itu mirip adonan semen basah. Apapun yang jatuh ke atasnya, meninggalkan bekas, yang kalau tidak segera dihaluskan kembali, bekas tersebut akan mengeras selamanya.
Mengajarkan murid agar bisa berhitung itu bagus, tetapi yang terbaik dan paling penting adalah mengajarkan mereka tentang hal-hal yang tidak bisa dihitung nilainya (sesuatu yang sangat berharga dalam hidup ini, seperti prinsip dan kode etik hidup, kebaikan, nilai moral, pengabdian, dsb.).
Orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik yang sejati.
Engkau tahu siapa dirimu?...
Englau adalah pembawa harapan
Engkau adalah suri tauladan
Engkau adalah seseorang yang akan mengukir sejarah
Wahai ustadz/ustadzah…
Ajarkanlah pada diri sendiri tentang disiplin, jujur, kasih sayang, istiqomah, cinta, kesadaran, kesederhanaan…
Sungguh, jika engkau menanam bunga melati, engkau butuh waktu untuk melihat bunganya yang indah….
Sungguh, surge adalah balasan yang sangat indah…

eLFa crew

No comments:

Post a Comment

BEST ARTICLE

Contoh RPP Terpadu